Pembinaan Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) Di Desa Bayung Gede

  • 17 November 2017
Pembinaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Bayung Gede

Pemberdayaan Masyarakat dalam konteks pembangunan kepariwisataan di dalam Renstra Dit. Pemberdayaan Masyarakat, 2010 dapat didefinisikan sebagai: “Upaya penguatan dan peningkatan kapasitas, peran dan inisiatif masyarakat sebagai salah satu pemangku kepentingan, untuk dapat berpartisipasi dan berperan aktif sebagai subjek atau pelaku maupun sebagai penerima manfaat dalam pengembangan kepariwisataan secara berkelanjutan”

Masyarakat sebagai subyek atau pelaku pembangunan, mengandung arti, bahwa masyarakat menjadi pelaku penting yang harus terlibat secara aktif dalam proses perencanaan dan pengembangan kepariwisataan, bersama-sama dengan pemangku kepentingan terkait lainnya baik dari pemerintah maupun swasta. Dalam fungsinya sebagai subjek atau pelaku masyarakat memiliki peran dan tanggung jawab untuk bersama-sama mendorong keberhasilan pengembangan kepariwisataan di wilayahnya.

Dalam mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan pembinaan kepada kelompok sadar wisata di Kabupaten Bangli. Pada tanggal 9 November 2017 telah dilakukan pembinaan kepada Pokdarwis Desa Bayung Gede yang dihadiri oleh anggota pokdarwis Bayung Gede, Perbekel Desa Bayung Gede, dan tokoh masyarakat. Tim yang dilibatkan dalam pembinaan tersebut berasal dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Kepolisian, Dinas Tata Kota dan Lingkungan Hidup. Dalam laporannya, ketua Pokdarwis Desa Bayung Gede memberikan informasi bahwa anggota pokdarwis berjumlah 40 orang anggota yang berasal dari karang taruna dan juga masyarakat.  Dalam kesempatan itu hadir Bapak Kapolsek Kintamani yang memberikan penyuluhan kepada para POkdarwis tentang keamanan dan penciptaan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung.

  • 17 November 2017

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita